Pengalaman Menginap di Hotel Arnava Mutiara, Tanjung Pandan, Belitung

Hotel  Arnava ini merupakan hotel bintang tiga  dan mulai beroperasi awal 2017. Memiliki 64 kamar dan terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Endek no 23, Tanjung Pandan , Belitung. Dari bandara  H.A.S . Hanandjoeddin memakan waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di hotel ini. Tarif menginap di hotel ini termasuk murah. Untuk kamar tipe standard sekitar 400 ribu. Cuma karna kemarin bookingnya pas high season, kami mesti bayar 632 ribu per kamar. Hiks

h1
kamar tempat kami menginap

h2

h3

h4
kamar mandi
h5
ada balkon kecil, tapi viewnya langsung ke rumah rumah penduduk yang rapat

Keputusan nginap di hotel ini sebenarnya bukan pilihan sendiri. Kebetulan semua hotel sudah penuh, akhirnya aku minta tolong pada agen tour di Belitung tempat aku booking trip tour, untuk carikan hotel dan dapatnya ya di sini. Jadi benar benar tanpa baca review dan sama sekali buta soal hotel ini.

Sampai di sana sekitar jam 12 siang  dan langsung check in. Kami memesan dua kamar dan dapatnya di lantai dua. Interior kamar modern, dan lumayan lengkap. Ada TV, lemari, meja, nakas tapi gak ada kulkas. Interior kamar mandi juga modern tapi tak tersedia pengering rambut. AC dingin, internet lancar tapi chanel TV gak begitu banyak pilihannya.

Secara umum, nginap di hotel ini nyaman dan menyenangkan. Hotelnya bersih dan pelayanannya ramah.  Lokasi strategis, di tengah kota,sehingga banyak pilihan jika ingin cari tempat makan. Dan biarpun di tengah kota, suasananya tidak bising dan ribut karna hotelnya bukan terletak di jalan raya besar, tapi agak masuk ke jalan kecil . Cuma kalo malam agak serem, karna di seberangnya ada gedung kosong tempat sarang wallet. Jadi kalo malam, burung burung walletnya ribut dalam kegelapan sehingga kesannya serem kalo jalan sendirian. Kalo jalan berombongan malah seru. Hahaha. Kemudian view di luar hotel gak ada bagusnya. Langsung mentok ke rumah rumah penduduk. Ada pengalaman sial nih. Pagi pagi pas baru bangun aku keluar ke balkon kecil mau menghirup udara segar. Pas memandang ke bawah, eh ada beberapa laki laki lagi mandi rame rame di belakang rumah mereka. Pas aku melihat ke arah mereka eh pas pula mereka melihat ke atas sambil bilang ‘Cieeee, ada yang ngintip.” Buset dahh :v :v. Jadi memang nyamannya di dalam ruangan aja. Gak usah ada selayang pandang ke luar hotel :v

h9

h6
ruang sarapan

Adapun hal hal yang mungkin bisa jadi masukan buat pihak hotel adalah :
Yang pertama,  menu sarapan sangat terbatas jenisnya dan ruangan untuk sarapan juga terbatas sehingga kalau hotel penuh, bisa antri cari tempat duduk  bagi yang mau sarapan.

Yang kedua, untuk ukuran hotel baru, harusnya tidak ditemukan kerusakan kerusakan di dalam kamar tapi kami mengalaminya. Tempat gantungan handuk di kamar mandi, satu ujungnya terlepas, tempat sabun mandi di dekat shower hampir lepas, kamar suami dan anakku cowok sempat tidak bisa dibuka karna error saat kartu ditempelkan.  Selain itu gampang sekali datang semut. Ada jatuh makanan dikit, langsung deh dikerumuni semut. Coba dikerumuni receh, aku gak bakal keberatan :v

Yang ketiga, staff hotel kurang profesional dan kurang berkoordinasi dalam memberikan informasi dan menanggapi permintaan pengunjung. Aku contohkan pengalaman kami ya.  Tanggal 26 pagi, kami pergi ke lobby dan menanyakan apakah pihak hotel bisa mencarikan mobil sewaan untuk sehari? Karna kami berencana mau jalan jalan ke Kampung Ahok. Staffnya  (pria) bilang akan dicarikan. Selang beberapa waktu, kami tanyakan lagi dan staffnya bilang mobil sudah tersedia dengan biaya rental  550 ribu sehari lepas kunci. Kami senang dong dan kami bilang mau bayar langsung. Staffnya bilang besok aja sekalian, setelah mobil datang. Sore kami pastikan lagi info tersebut ke staff hotel yang lain (wanita) dan dia juga bilang, iya benar, mobil sudah ready. Eh pagi pagi usai sarapan dan tinggal berangkat, kami ke lobby dan nanya mana mobilnya, eh staffnya bilang mobil gak ada lagi karna sudah full. Lho lho. Kog kemarin bilang ready? Kami bahkan sampai dua kali tanya untuk memastikan lho dan jawabannya sama, mobil sudah ada. Kesal kan? Bukan itu saja. Kami minta dicarikan mobil atau taxi ke bandara keesokan harinya dan staffnya bilang akan dia carikan dan akan dia infokan paling lambat siang hari. Eh sampai malam tidak ada dihubungi. Untung kami punya inisiatif cari taksi sendiri . Kalau enggak, bisa bisa kami gak bisa ke bandara karna gak ada angkutan.
Jadi mungkin perlu koordinasi antar staff,  dan perlu mencatat semua permintaan pengunjung agar tidak ada yang terlupakan.

h12
lobby hotel
h11
Gedung di depan adalah sarang burung wallet.

h10

h8
Di tiap lantai, dekat lift, ada tempat duduk santai seperti ini.
h13
Ini nih jalan Endek dan hotelnya sekitar 20 meter di belakang

Gitu aja deh review tentang hotel ini. Recommended kah atau unrecommended? Jawabannya : you can try lah if you go to Belitung. Meski ada pengalaman yang bikin sebel , tapi overall, nginap di sana nyaman kog dan juga betah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s