Museum Macan : Pameran Karya Yayoi Kusama “Life is the heart of a rainbow”

IMG_0109[1]

Ini tempat yang lagi happening banget nih belakangan ini. Siapa tahu kalian punya rencana ke sana tapi bingung di mana tempatnya, gimana kalau mau ke sana, tiketnya beli di mana, berapa harganya, bla bla bla, selamat kalian menemukan blog yang tepat. Di sini aku akan tulis semuanya.

Dikenalnya sih Museum Macan ya, tapi sebenarnya MACAN itu singkatan dari Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum Macan ini merupakan institusi pertama di Indonesia yang memberikan akses publik terhadap koleksi seni modern dan kontemporer. Jadi sebenarnya kan di museum manapun biasanya tidak diperbolehkan berfoto. Nah, di museum macan ini boleh walaupun dengan beberapa ketentuan tertentu. Dan sepertinya justru itu yang membuat museum macan ini mendadak tenar dalam waktu singkat, karna bisa berfoto foto di dalam.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 12 Mei -9 September 2018 ini berfokus pada karya Yayoi Kusama, salah satu seniman ternama dunia, yang menjelajahi perkembangan motif dan tema ikoniknya, juga menampilkan motif yang jadi cirikhasnya yakni polkadot, jaring dan labu.

Nah buat yang mau ke sana, di sini aku jelasin satu satu ya.

Museum Macam ini beralamat di AKR Tower Level MM, Jalan Panjang no 5, Kebon Keruk. Jakarta Barat. Buka dari hari Selasa sampai Minggu. Kog hari senin tutup? Woii, semua museum di Jakarta tutup setiap hari senin :v
Harga tiket : Rp.100.000 (dewasa) ; Rp.90.000 (pelajar/lansia) ; Rp.80.000 (anak)
Ada dua pilihan membeli tiket, beli online atau on the spot. Kalau beli on the spot biasanya antri (apalagi kalau weekend), jadi aku sarankan beli online aja. Masuk ke sini, dan klik beli tiket. Nah kalau beli on the spot, mesti nunjukin nih kartu pelajar kalau mau beli tiket pelajar. Kalau beli online tinggal klik pelajar. Di lokasi juga tidak ada suruhan memperlihatkan kartu pelajar, tinggal scan barcode tiket yang dikirimkan via email. Selain itu bisa juga gabung jadi member di website mereka dan beli tiket tahunan. Kayak kartu by pass Dufan gitu lho. Kartu annual pass ini harganya 400 ribuan gitu deh . Jadi selama setahun kalian bisa bebas masuk ke semua pameran mereka. Dan aku juga lagi berpikir untuk beli kartu annual pass ini lho. Soal transportasi ke sana, aku juga gak begitu paham hahhaha. Soalnya ke sana naik mobilnya pake GPS. Tapi gampanglah, cari transportasi yang lewat jalan Panjang dan Jalan Perjuangan.

Beberapa hal yang mesti diperhatikan jikalau berkunjung ke sini adalah:

Jangan bawa kamera. Karna memoto hanya diperbolehkan dengan menggunakan handphone dan itupun tidak boleh pakai flash.

-Jangan bawa makanan dan minuman.

-Jangan bawa tas gede. Nanti disuruh simpan ke tempat penitipan. Jadi teringat kemarin pas di sana, ada cowok di depan aku bawa ransel. Pas di pemeriksaan dia disuruh mesti titip tas, terpaksa dia keluar lagi, nitip tas, dan mulai lagi ngikut antri yang panjangnya sepanjang tol pak Jokowi :v :v Kasihan banget :v

-Kalau bawa anak anak, jangan dilepas. Karna semua hasil karya di pameran ini tidak boleh disentuh, tidak boleh bersandar, tidak boleh diduduki. Dan hendaknya sebagai pengunjung yang baik, kita mesti mematuhi.

-Usahakan datang saat weekday biar gak terlalu ramai. Waktu berkunjung hanya dua jam dan ada sesinya. Sesi yang lumayan sepi itu jam 10.00 pagi dan sesi sore menjelang malam gitu. 

IMG_0130[1]
Antrian di pintu masuk
IMG_0129[1]
Antrian untuk berfoto di ruangan

 

 

Nah, kalau udah sampai di ruangan pameran, kalian akan memasuki ruangan ruangan dengan beragam tema  al :

1.Great Gigantic Pumpkin.

 

Ini labu raksasa yang ditempatkan persis di dekat pintu masuk. Jadi begitu tiket discan, kalian bisa langsung berfoto di sini dulu.

IMG_0110[1]

2.Dots Obsession

Cirikhasnya si Kusama : polkadot. Kalau mau fotonya matching, coba deh dari rumah pake baju polkadot juga, pasti bagus.

IMG_0119[1]

IMG_0120[1]

3.Narcissus Garden.

Pernah kan baca cerita si Narcissus yang jatuh cinta sama dirinya sendiri karna terlalu ganteng sampai akhirnya mati gara gara terus memandangi bayangan dirinya di cermin? Nah terinspirasi dari cerita itu deh kayaknya narcissus garden ini.

IMG_9886

IMG_9861

4. Early Works

Ini merupakan karya awal Kusama sebagai seniman, dipengaruhi oleh tekanan yang dia alami di rumah, juga karna waktu itu Jepang sedang berusaha pulih dari kekalahan perang dunia II . Dia sering mengalami halusinasi dan seni adalah pelariannya.

IMG_0118[1]

5. Infinity Mirrored Room

Ini susah deh aku jelasinnya apa. Semacam ruangan berkaca yang dipenuhi dengan pantulan warna warni gitu deh.

12

IMG_9927

IMG_0112[1]

6. Body and Performance.
Nah ini khusus 18 tahun ke atas. Ada gambar gambar vulgar dan ada juga layar yang memutar video hubungan seksual secara vulgar. Kemarin senyum senyum sendiri saat ada sepasang kekasih serius banget nontonnya sampai duduk di bangku yang disediakan. wkwkwkww

IMG_0121[1].JPG

7. Net Paintings
Lukisan lukisan yang colorful.

IMG_0122[1]

IMG_0124[1]

8. Manhattan Suicide Addict

Nah di sini ada videonya si Kusama, cuma lihat sekilas karna buru buru mau antri ke spot yang lain

IMG_0125[1]

9.My Eternal Soul

Tema My Eternal Soul ini merupakan salah satu pusat pameran ini. Dinulai pada tahun 2009 dan kini berjumlah lebih dari 500 lukisan. Salah satu lukisan dalam seri ini Love is the Heart of a Rainbow (2017), juga dijadikan jadi judul pameran ini

13

IMG_0113[1]

10. Love Forever

Ini karya Kusama yang bercirikhas anak anak dalam gambar monokrom.

8

11. Experimental in Japan

Ini hasil karya Musaka setelah dia kembali ke Jepang tahun 1973, terinspirasi dari tanah airnya yang berubah drastis

IMG_9856

9

IMG_0128[1]

12. The Obliteration Room

Ruangan ini ada di lantai atas. Jadi kita mesti naik eskalator lagi. Nah ruangan ini awalnya polos, hanya warna putih aja, baik dinding, lantai, dan semua perabotan di dalam. Nah, setiap orang yang masuk akan diberi satu lembar kertas berisi tempelan bulat berwarna warni yang bisa kita tempeli di mana aja. Mau di lantai, di meja, di baju, di wajah, terserah. Nah, akhirnya lama kelamaan ruangan jadi penuh motif polkadot warna warni sampai warna putih di dinding tidak kelihatan lagi.

IMG_0108[1]

IMG_0111[1]

So, nunggu apalagi? Buruan ke sana. Kapan lagi punya foto keceh dengan bekgron unik untuk diupload ke ig? 😀 😀

 

Good Day Originale Cappucino : Minuman Gaul Setiap Hari

Pertama coba minuman ini saat berkunjung ke rumah teman.  Kami yang sama sama coffee addicted biasanya cuma demen sama kopi hitam. Entah kenapa kali itu dia suguhin minuman ini. Ada banyak  pula tuh di kulkasnya. Karna emang lagi haus banget, gak sempat nanya macem macem langsung deh buka dan glek glek sampai habis. Eh buset, enak banget ternyata. Baru deh nanya itu apa, beli dimana, harganya berapa, bla bla.

Nah, jadi biar jangan penasaran sekalian deh aku review di sini, siapa tau banyak di antara kalian yang belum pernah rasain minuman yang satu ini.  Kita omongin mulai dari packaging dulu ya.

Packaging Good Day Originale Cappucino itu bernuansa coklat, di hiasi gambar kopi dan gambar bernuansa Italia dan ada juga bendera Italianya. Nah, dari sini bisa kita tebak bahwa rasa originale Cappucino itu pastilah rasa khas Italia. Dan memang cappucino awalnya adalah minuman tradisional Italia. Bentuk botolnya termasuk unik, dengan pinggang yang ramping.  Bentuk seperti itu membuat tangan kita sangat nyaman saat memegang botolnya jika dibandingkan dengan botol yang bulatnya merata.  Gak percaya? Coba deh pegang botol kopi Good Day  dengan botol  minuman lain yang merata dari bawah ke atas, pasti jauh lebih nyaman memegang botol kopi  Good Day ini. Cara bukanya juga gampang, tinggal putar dan kalau mau tutup lagi putar ke arah berlawanan, dijamin tidak akan tumpah meski diletakkan terbalik.  Tanggal expired juga jelas kelihatan. Hal satu ini termasuk yang aku perhatikan banget. Soalnya banyak makanan dan minuman lho yang mencari tanggal expirednya aja kita kayak cari jarum dalam tumpukan jerami. Jadi secara keseluruhan, packing bagus, menarik, terkesan gaul dan eye catching.

Terus rasanya gimana sih? Nah, sebagai penggemar kopi, tentunya aku  pernah dong mencoba segala jenis minuman kopi dan variannya, mulai dari expresso, americano, cappucino,  dsb.  Nah cappucino itu kan merupakan minuman yang terdiri dari espresso, susu dan busa susu. Jadi pas pertama coba minum Good Day Originale Cappucino ini, rasa kopi dan susunya seimbang, manisnya pas dan ketika mengalir di tenggorokan dalam keadaan dingin, rasanya sempurna banget. Kalau kubilang, inilah the real cappucino, inilah cappucino yang sebenarnya, dengan rasa klasik yang selalu asyik.  Takaran antara espresso, susu dan busa susu seimbang sehingga rasa klasik cappucino itu dapat di lidah dan di tenggorokan.

Dengan packaging gaul, rasa yang asyik, tentu Good Day Originale Cappucino ini menjadi minuman pilihan saat hang out bersama teman, atau saat travelling ke alam. Simpel, harga pas di kantong, tapi rasanya mendunia serasa sedang di Italia, menikmati secangkir cappucino. Jika dulu kami selalu repot repot seduh kopi kalo lagi ngumpul di rumah teman, sekarang tidak lagi.  Cukup beli Good Day Originale Cappucino, masukin kulkas. Pas udah ngumpul, keluarin tuh kopi Good Day, pasti rebutan tuh. Karna gaul perlu banyak rasa, maka aku dan geng memilih Good Day Originale Cappucino sebagai penyatu rasa di antara kami.

Jadi buat kamu kamu yang belum coba kopi Good Day yang satu ini, buruan deh ke supermarket dan beli. Cobain rasanya dan ikutan kontesnya. Ada banyak hadiah menanti. Kalaupun enggak menang, setidaknya kamu sudah menikmati sensasi klasik dari Good Day Originale Cappucino ini.

.

 

Sweet Potato : Terbaru dari Mister Potato

potato5

Ceritanya beberapa waktu lalu aku berkesempatan menghadiri meet & greet CEO Mister Potato yakni Chandra Liow sekaligus launching varian terbaru dari Mister Potato yakni Sweet Potato Ubi Ungu. Nah pulangnya dapat oleh oleh semacam hamper ekslusif yang isinya Sweet Potato Ubi Ungu dan merchandise. Berhubung ini varian baru dan juga karna Mister Potato ini termasuk cemilan favorit di rumah,  jadi sekalian deh aku review siapa tau ada di antara kalian yang mirip tetanggaku. Mau beli permen aja mesti baca review orang dulu di internet. Hahahaha.

Continue reading “Sweet Potato : Terbaru dari Mister Potato”

Liburan Keluarga ke Belitung

be2

Libur lebaran kemarin, aku dan keluarga memutuskan jalan jalan ke Belitung. Destinasi ke Belitung ini sebenarnya muncul begitu saja, tanpa perencanaan sebelumnya. Akibatnya dari tiket, hotel sampai tour, harganya melonjak naik dari harga biasa.

Kami berangkat dari Jakarta menuju Belitung tanggal 25 Juni 2017 dengan menggunakan Sriwijaya Airlines. Ada yang lucu soal pembelian tiket. Malam sebelumnya aku di wa oleh pihak Oke Tour Belitung, tempatku memesan tour trip. Dia minta foto tiketku dan aku kasih. Setelah itu dia bilang, “Oh syukurlah, Bu, ternyata benar. Soalnya banyak yang salah tiket kalau mau ke sini. Mau ke Tanjung Pandan, belinya tiket ke Tanjung Pinang.”
Hah? Aku kaget. Bukan apa apa, sebelumnya aku mau beli tiket jurusan Jakarta – Tanjung Pinang. Udah sempat booking tapi telat bayar. Akhirnya gagal toh. Besoknya baru booking tiket lagi jurusan Jakarta – Tanjung Pandan. Jadi aku benar benar nggak memperhatikan Tanjung Pandan itu beda dengan Tanjung Pinang. Yang ada dalam pikiranku, pokoknya ada tanjung tanjungnya. Hahahaha. Untung telat bayar, kalo nggak, kami perginya ke Tanjung Pinang, di Provinsi Riau sana, sementara booking hotelnya di  Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung. Hahaha Continue reading “Liburan Keluarga ke Belitung”

Jalan-jalan ke Rumah Ahok di Belitung

Pas muncul ide jalan jalan ke Belitung, yang pertama jadi tujuan utamaku memang ke Kampung Ahok. Maklumlah, beta ini fans garis berat pak Ahok, jadi penasaran sekali ingin lihat tempat beliau menghabiskan masa kecil. Hahaha.

Nah, karna hari pertama dan hari kedua jadwal sudah penuh, kami putuskan ke Kampung Ahoknya hari ketiga saja. Lalu kami suruh pihak hotel cari mobil carteran untuk satu hari dan katanya ready. Eh besoknya pas mau berangkat, ternyata mobil yang dipesan nggak ada. Karna libur lebaran, semua mobil rental full disewa orang. Kami kesal dong. Kog bisa bisanya sehari sebelumnya pihak hotel bilang ada. Continue reading “Jalan-jalan ke Rumah Ahok di Belitung”

Pengalaman Menginap di Hotel Arnava Mutiara, Tanjung Pandan, Belitung

Hotel  Arnava ini merupakan hotel bintang tiga  dan mulai beroperasi awal 2017. Memiliki 64 kamar dan terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Endek no 23, Tanjung Pandan , Belitung. Dari bandara  H.A.S . Hanandjoeddin memakan waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di hotel ini. Tarif menginap di hotel ini termasuk murah. Untuk kamar tipe standard sekitar 400 ribu. Cuma karna kemarin bookingnya pas high season, kami mesti bayar 632 ribu per kamar. Hiks Continue reading “Pengalaman Menginap di Hotel Arnava Mutiara, Tanjung Pandan, Belitung”

Staycation in Grand Zuri BSD

Beberapa waktu lalu aku berkesempatan menginap di Grand Zuri BSD. Jadi aku tulis di sini deh pengalamanku selama menginap di sana.  Sekedar info, Hotel Grand Zuri ini berada di Jalan Pahlawan Seribu Kavling Oceanpark Blok CBD Lot 6 BSD City, Serpong. Gak susah nyarinya karna dari jalan raya langsung kelihatan kog. Grand Zuri ini merupakan hotel berbintang 4 dan memiliki kolam renang outdoor. Gak terlalu besar sih kolam renangnya, tapi buat anak anak cukup nyaman lah untuk berenang. Continue reading “Staycation in Grand Zuri BSD”

Transformers : The Last Knight

tran

Buat penggemar Transformers, tentunya The Last Knight ini sudah ditunggu tunggu. Aku sendiri bukan penggemar film beginian, lebih suka film yang romantis dan bikin baper hahahah. Tapi selaku movie addicted, ya wajib nontonlah.

Bagi yang tidak nonton sekuel Transformers sebelumnya, mungkin film The Last Knight ini kurang menarik karna membingungkan dan susah dimengerti. Tapi kalau sudah nonton Transformers mulai dari yang pertama sampai ke empat, tentu bisa mengikuti cerita dan menikmatinya. Continue reading “Transformers : The Last Knight”

Airy Eco Bandara Soekarno Hatta : Unrecommended banget!

Sebenarnya niat booking kamar di Airy ini gegara lagi diskonan 80 % selama bulan puasa. Teman teman pada heboh booking, ya udah deh, aku ikutan juga. Lumayan ganti suasana semalam toh. Sengaja cari yang dekat rumah, biar ngungsinya juga dekat. Kan cuma semalam :D. Jadi beres nih bookingan untuk tanggal 21 Juni 2017. Sebelum berangkat ke hotel, aku wa dulu nih CS nya Airy di wa. Nanya kalo mau sarapan di hotel bayar berapa, karna di term, tertulis tanpa sarapan. CS nya bilang dikenakan biaya 50-80 ribu. Yo weslah. Ukuran segitu termasuk murah untuk sarapan di hotel.
ai1 Continue reading “Airy Eco Bandara Soekarno Hatta : Unrecommended banget!”